Setelah mengetahui pengertian dari Teknologi Visual, sekarang kita kembali ke pokok bahasan yaitu Teknologi Visual Menggunakan Media Online. Disana ada kata Media Online berarti berhubungan dengan internet, jadi nya sarana yang digunakan untuk melakukan aktivitas secara online. Contoh nya adalah dalam hal edukasi sistem belajar mengajar secara online, contoh searching google untuk dalam hal edukasi. Di dalam hal hiburan contoh nya bermain game online. Di dalam hal media sosial, video conference dengan teman.
Kamis, 15 November 2012
Teknologi Visual Menggunakan Media Online
Teknologi visual terdiri dari 2 kata yaitu "teknologi" dan "visual", sebelum nya kita harus tau apa pengertian dari masing - masing kata tersebut. Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang - barang yang diperlakukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Kalau visual berhubungan erat dengan mata dan penglihatan. Menurut beberapa ahli, visual juga merupakan salah satu bagian aktivitas belajar. Dimana aktivitas belajar itu sendiri terdiri dari : somatis (belajar dengan bergerak dan berbuat), auditori (belajar dengan berbicara dan mendengar), intelektual (belajar dengan memecahkan masalah dan merenung), dan visual (belajar dengan cara melihat, mengamati dan menggambarkan). Keempat aktivitas belajar tersebut harus dikuasai supaya proses belajar dapat berlangsung secara optimal. Jadi, Teknologi Visual adalah sarana yang digunakan untuk melakukan aktivitas, contoh nya adalah belajar mengajar, bermain, dan lain - lain.
Sabtu, 20 Oktober 2012
Apakah tugas seorang IT (pembuat software) wajib mengunakan simulasi?
Menurut saya untuk seorang IT wajib menggunakan simulasi jika membutuhkan. Maksud saya adalah jika seorang IT ingin membuat aplikasi yang rumit atau kompleks, jika dia menggunakan simulasi akan sangat membantu dalam hal penalaran, logika atau pun cara kerja dan apa yang harus dibuat, lalu membuat nya kedalam suatu bahasa pemrograman. Contoh nya jika membuat simulasi pesawat terbang seorang IT harus mengetahui cara kerja dari pesawat tersebut, misalnya pada saat pesawat terbang, pesawat tidak boleh terbang diatas ketinggian tertentu atau tidak boleh melebihi kecepatan tertentu. Jadi nya dengan melakukan simulasi sebelum membuat aplikasi bagi seorang IT sangat membantu sekali dalam hal logika, cara kerja dan apa saja yang harus dibuat. Tetapi jika membuat program yang tidak rumit atau seorang programmer tersebut sudah mengetahui logika dan apa yang harus di buat, menurut saya programmer tersebut tidak perlu menggunakan simulasi untuk membuat program atau aplikasi tersebut.
Rabu, 17 Oktober 2012
Simulasi Kegagalan Sistem Ventilasi RSG-Gas dan Penanganannya
Simulasi kegagalan kinerja sistem
ventilasi di dalam gedung reaktor dilakukan dengan cara meletakkan sumber CS-37
sebesar 1,8 m Ci pada steak sehingga memberikan paparan radiasi yang lebih
besar dari batas ambang (>5 x 10-4 Ci/m3). Mekanisme terjadinya sistem v-ac terkungkung
secara menyeluruh atau isolation building karena adanya paparan radiasi yang
melebihi batas ambang sehingga katup katup tertentu akan menutup secara
otomatis. Dalam kaitannya dengan isolation building tersebut di atas tidak
berpengaruh terhadap kelangsungan operasi reaktor, berbeda dengan isolation
building yang terjadi yang berasal dari operation hall (KLA 60 CR 811/821/831 ≥
125 mR/jam) akan berakibat reaktor scram. Setelah beroperasi lebih dari 20 tahun
secara terus menerus perlu dilakukan pengetesan untuk mengetahui keadaan terkini.
Untuk mengoperasikan kembali secara normal harus melalui prosedur prosedur
tertentu yang sudah baku. Akibat yang mungkin terjadi sehubungan dengan adanya
kegiatan ini adalah adanya kerusakan pada komponen elektrik atau instrumen,
yang selanjutnya dapat diatasi dengan cara penelusuran kegagalan operasi system
ventilasi yang membutuhkan waktu panjang. Dengan mengikuti prosedur serta
jadwal perawatan yang baik (komponen diganti sebelum habis masa pakainya) maka
hal tersebut tidak akan terjadi.
Dalam rangka penyiapan SDM Nuklir menyongsong
industrialisasi dan realisasi PLTN dapat ditempuh dengan pembinaan dan pengembangan
SDM melalui jalur strategis yaitu jalur kegiatan yang terkait dalam pelaksanaan
pembangunan atau merupakan jalur kegiatan yang berorientasi proyek dan jalur
pendukung yang berorientasi program. Melalui program yang lebih bersifat
pengenalan untuk memberikan suatu gambaran yang lebih kongkrit tentang
pengelolaan PLTN. Disini mengajak memahami tentang kinerja system ventilasi
bangunan besar yang memiliki ruangan sangat banyak dan kondisi masingmasing ruangan
berbeda satu dengan lainnya sehingga membutuhkan sistem V-ac yang banyak pula.
Melalui pertemuan ilmiah ini ingin memaparkan bagaimana mengatasi masalah
ketidak seimbangan sistem ventilasi yang beroperasi secara bersamaan Isolasi
gedung ( isolation building) adalah suatu kondisi dimana system V-AC terkungkung secara
menyeluruh di dalam gedung. Penyebab terjadinya isolasi gedung ini sangat
banyak mengingat banyaknya jumlah ruangan dengan jenis keperluan kondisi yang berbeda
sehingga membutuhkan banyak system V-AC untuk beroperasi dalam waktu yang sama
di dalam satu gedung. Dalam kegiatan ini dilatar belakangi oleh kinerja operasi
sistem ventilasi yang berjalan baik, sengaja dipasang sumber sebesar 1,8 m Ci
pada cerobong yang akan memicu terjadinya isolasi gedung ( isolation building) seperti yang pernah dilakukan pada saat awal komisioning. Tujuan dilakukan simulasi kegagalan terhadap kinerja sistem
ventilasi pada 3 –4 April 2008 adalah untuk menguji keandalan kinerja
katup-katup sistem ventilasi, karena sistem ventilasi beroperasi selama 24 jam
setiap hari serta melacak kerusakan akibat kegagalan operasi tersebut. Secara
umum penyebab terjadinya isolation
building adalah aktivitas radiasi pada KLA 60
tinggi atau perbandingan laju aliran pada KLA 20 CF002 > CF001 atau laju
aliran KLA 20 Cf002 < harga minimum. Penyebab lain adalah katup-katup KLK 06
AA101/102/201/202 mengalami gangguan, 2 atau 3 ruangan tekanan turun atau system
ventilasi KLA11 dan KLA 12 atau KLA23 dan KLA24 mengalami fault (gangguan).
Metode yang digunakan untuk menanganani isolation
building dengan cara mengembalikan kondidisi
operasi normal sistem V-AC secara keseluruhan.
Cara penanganan tersebut dengan menelusuri beberapa sub
sistem ventilasi yang terkait, Setelah diketahui penyebabnya baru dilakukan pengkondisian
operasi normal dan setelah beberapa saat maka seluruh sistem V-AC dapat berjalan
normal kembali,dan apabila cara ini gagal harus ditelusuri komponen
elektriknya.
Pemanfaatan Simulasi Dalam Bidang Teknologi Industri
Sebelum nya kita harus
mengerti apa itu simulasi. Simulasi adalah tiruan dari sebuah sistem dinamis
dengan menggunakan model komputer untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan
kinerja sistem. Piranti lunak / software simulasi
komersial yang secara khusus dirancang untuk mencakup perilaku sistem disebut
adalah promodel. Software
simulasi menyediakan animasi grafis dan realistik dari sistem yang dimodelkan
nya, user atau pengguna dapat melakukan analisa dan beberapa diantaranya
menyediakan kapabilitas optimasi. Fungsi dari melakukan simulasi adalah kalau
melakukan trial dalam menggunakan alat yang asli, contoh nya pilot pesawat
terbang melakukan uji terbang pesawat, jika pilot pesawat terbang itu melakukan
uji terbang dengan pesawat asli maka akan menghabiskan waktu dan akan
menghabiskan banyak pengeluaran. Jadi, dilakukan simulasi pesawat terbang atau flight simulator untuk meminimasikan resiko
kerugian yang besar dan kesalahan dalam kehidupan nyata.
Simulasi
menyediakan metode analisis untuk meramalkan kinerja sistem, bahkan untuk
sistem yang paling rumit. Simulasi mendukung pengambilan keputusan, contohnya
manajer dapat memperkirakan hasil dengan lebih akurat. Dan melakukan simulasi
dapat terhindar dari resiko dalam kehidupan nyata.
Karakteristik
simulasi
Karakteristik
simulasi sebagai alat perencanaan
dan
pengambilan keputusan yang tangguh:
-
Mencakup saling ketergantungan sistem (system interdependencies)
-
Memperhitungkan variabilitas sistem
-
Sanggup membuat model untuk sistem apapun
-
Memperlihatkan perilaku sistem setiap saat
-
Lebih murah, tidak menghabiskan waktu dan tidak mengganggu sistem nyata
-
Menyediakan hasil yang mudah dimengerti dan dikomunikasikan
-
Mencakup waktu yang nyata, dimampatkan, atau bahkan waktu yang tertunda
-
Memberikan rancangan yang rinci
Melakukan
simulasi adalah sebuah proses dari perancangan model dari sistem nyata dan
mengadakan dengan promodel tersebut.
Manfaat
dari simulasi adalah sebagai pendukung keputusan di bidang manufaktur, termasuk
sistem pergudangan dan distribusi membuat rancangan sistem dan keputusan
operasional.
Jadinya
simulasi merupakan teknologi untuk meningkatkan kinerja sistem dengan
menyediakan cara untuk membuat rancangan dan keputusan rancangan, manajemen
yang lebih baik.
Jumat, 20 April 2012
INHERITANCE DAN POLIMORFISME PADA JAVA
Nama : Muhammad Triwindu Prasetya
NPM : 54410833
Nama Kelompok : Muhammad Aulia Desri Nurrachman
NPM : 59410201
blog nya : http://muhammadauliadesrinurrachman.blogspot.com/2012/04/inheritance-dan-polimorfisme-pada-java.html#
blog nya : http://muhammadauliadesrinurrachman.blogspot.com/2012/04/inheritance-dan-polimorfisme-pada-java.html#
Pada dasarnya kita sebagai manusia sudah terbiasa untuk melihat objek yang berada di sekitar kita tersusun secara hierarki berdasarkan class-nya masing-masing. Dari sini kemudian timbul suatu konsep tentang pewarisan yang merupakan suatu proses dimana suatu class diturunkan dari class lainnya sehingga ia mendapatkkan ciri atau sifat dari class tersebut.
Dari hirarki di atas dapat dilihat bahwa, semakin ke bawah, class akan semakin bersifat spesifik. Misalnya, sebuah Class mamalia memiliki seluruh sifat yang dimiliki oleh binatang, demikian halnya juga anjing, kucing dan monyet memiliki seluruh sifat yang diturunkan dari class mamalia. Dengan konsep ini, karakteristik yang dimiliki oleh class binatang cukup didefinisikan dalam class binatang saja. Class mamalia tidak perlu mendefinisikan ulang apa yang telah dimiliki oleh class binatang, karena sebagai class turunannya, ia akan mendapatkan karakteristik dari class binatang secara otomatis. Demikian juga dengan class anjing, kucing dan monyet, hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang spesifik dimiliki oleh class-nya masing-masing. Dengan memanfaatkan konsep pewarisan ini dalam pemrograman, maka hanya perlu mendefinisikan karakteristik yang lebih umum akan didapatkan dari class darimana ia diturunkan.Penurunan sifat tersebut dalam Bahasa Pemrograman Java disebut dengan Inheritance yaitu satu dalam Pilar Dasar OOP (Object Oriented Programing), yang dalam implementasinya merupakan sebuah hubungan “adalah bagian dari” atau “is a relationship” object yang diinherit (diturunkan).Latar belakang diperlukannya suatu inheritance dalam pemrograman java adalah untuk menghindari duplikasi object baik itu field, variable maupun methode yang sebenarnya merupakan object yang bisa diturunkan dari hanya sebuah class. Jadi inheritance bukan sebuah Class yang di inherit oleh sebuah Literial, tapi lebih menunjukkan ke hubungan antar object itu sendiri.Sedangkan suatu kemampuan dari sebuah object untuk membolehkan mengambil beberapa bentuk yang berbeda agar tidak terjadi duplikasi object kita kenal sebagai polymorphism.Antara penurununan sifat (inheritance) maupun polymorphism merupakan konsep yang memungkinkan digunakannya suatu interface yang sama untuk memerintah objek agar melakukan aksi atau tindakan yang mungkin secara prinsip sama namun secara proses berbeda. Dalam konsep yang lebih umum sering kali polymorphism disebut dalam istilah tersebut
Contoh Programnya :
Membuat Class Mobil :
Membuat Class Mobil :
class Kendaraan {
public void Mobil (){
System.out.println("Type Mobil :");
}
}
Membuat Class Turunan dari Jazz, yang merupakan turunan dari class Mobil :
public class Jazz extends Mobil {
public void Type(){
System.out.println("Honda jazz");
}
}
Membuat Class Turnana dari CRV, yang merupakan turunan dari class Mobil :
public class CRV extends Mobil {
public void Type (){
System.out.println("Honda CRV");
}
}
Membuat Class Turnana dari City, yang merupakan turunan dari class Mobil :
public class City extends Mobil {
public void Type(){
System.out.println("Honda City");
}
}
Lalu membuat class TypeMobil untuk menjalankan semua class-class yang telah dibuat :
public class TypeMobil {
public static void main(String[] args){
Mobil mobil = new Mobil();
Jazz jazz = new Jazz();
CRV crv = new CRV();
City city = new City();
mobil.Type();
mobil = jazz;
mobil.Type();
mobil = crv;
mobil.Type();
mobil = city;
mobil.Type();
}
}
Outputnya :
Jumat, 13 April 2012
Java Enkapsulasi
Enkapsulasi Java
Enkapsulasi adalah suatu cara untuk menyembunyikan informasi detail dari suatu class. Dua hal yang mendasar dalam enkapsulasi yakni :
• Information hiding.
• Interface to access data.
Information hiding
Sebelumnya kita dapat mengakses anggota class baik berupa atribut maupun method secara langsung dengan menggunakan objek yang telah kita buat. Hal ini dikarenakan akses kontrol yang diberikan kepada atribut maupun method yang ada di dalam class tersebut adalah 'public'. Kita dapat menyembunyikan informasi dari suatu class sehingga anggota class tersebut tidak dapat diakses dari luar, caranya adalah hanya dengan memberikan akses kontrol 'private' ketika mendeklarasikan atribut atau method. Proses ini disebut dengan information hiding.
Interface to access data
Jika kita telah melakukan information hiding terhadap suatu atribut pada suatu class, lalu bagaimana cara melakukan perubahan terhadap atribut yang kita sembunyikan tersebut, caranya adalah dengan membuat suatu interface berupa method untuk menginisialisasi atau merubah nilai dari suatu atribut tersebut.
Contoh program :
program 1:
public class Vehicle{
public double load, maxLoad;
public Vehicle (double maxLoad){
maxLoad = maxLoad + load;
}
public double getLoad(){
return load;
}
public double getMaxLoad(){
return maxLoad;
}
}
public double load, maxLoad;
public Vehicle (double maxLoad){
maxLoad = maxLoad + load;
}
public double getLoad(){
return load;
}
public double getMaxLoad(){
return maxLoad;
}
}
program 2 :
public class TestVehicle{
public static void main(String[] args){
System.out.println("Creating a vehicle with a 10,000kg maximum load.");
Vehicle vehicle = new Vehicle(10000.0);
System.out.println("Add box #1 (500kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 500.0;
System.out.println("Add box #2 (250kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 250.0;
System.out.println("Add box #3 (5000kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 5000.0;
System.out.println("Add box #4 (4000kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 4000.0;
System.out.println("Add box #4 (300kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 300.0;
System.out.println("Vehicle load is = " +vehicle.getLoad() + "kg");
}
}
public static void main(String[] args){
System.out.println("Creating a vehicle with a 10,000kg maximum load.");
Vehicle vehicle = new Vehicle(10000.0);
System.out.println("Add box #1 (500kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 500.0;
System.out.println("Add box #2 (250kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 250.0;
System.out.println("Add box #3 (5000kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 5000.0;
System.out.println("Add box #4 (4000kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 4000.0;
System.out.println("Add box #4 (300kg)");
vehicle.load = vehicle.load + 300.0;
System.out.println("Vehicle load is = " +vehicle.getLoad() + "kg");
}
}
Output program :
Jumat, 06 April 2012
perbedaan pemrograman terstruktur dan berorientasi objek di bahasa pemrograman java
Perbedaan Pemrograman terstruktur dengan Pemrograman Berorientasi Objek
Perbedaan Pemrograman terstruktur dengan
Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman berorientasi objek (Object-Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya, Sedangkan untuk pemrograman terstruktur adalah kebalikan dari pemrograman berorientasi objek yaitu sebuah cara pemrosesan data yang terstruktur dalam analisa, cara dan penulisan pemrograman. Dikarenakan harus terstruktur sehingga dalam pembuatannya antara satu line pemrograman dengan yang lainnya berhubungan. Konsep utama dari Pemrograman Berbasis Objek terletak pada kondisi kode/line pemrogramanannya dimana merupakan sebuah kesatuan modular.
Untuk program yang simpel/sederhana biasanya menggunakan pemrograman terstruktur karena masih mudah dan tidak banyak dilakukan perubahan yang berarti, sedangkan untuk line lebih dari 100 atau bisa dikatakan rumit, maka digunakan pemrograman berorientasi objek. Pemrograman Terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya, sedangkan untuk pemrograman berorientasi objek terdiri dari pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular. Terdapat juga perbedaan secara spesifik antara Pemrograman Berorientasi Objek dengan Pemrograman Terstruktur, yaitu pada kelas dan objek. Pada Pemrograman Terstruktur tidak terdapat kelas dan objek.
Sifat-sifat dari pemrograman terstruktur dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b. Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d. Tidak menggunakan perintah GOTO
e. Biaya pengujian program relatif rendah
f. Memiliki dokumentasi yang baik
g. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
Berbeda dengan OOP. Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :
– Encapsulation (pembungkusan)
Encapsulation adalah mekanisme pemrograman yang membungkus kode dan data yang dimanipulasi dan menjaganya supaya terhindar dari interferensi dan penggunaan yang tidak perlu. Salah satu caranya dengan membentuk objek.
– Inheritance (pewarisan)
Inheritance memungkinkan programer meletakkan member yang sama dalam satu class dan class-class lain dapat mewarisi member tersebut. Class yang mengandung member yang sama dari beberapa class lain dinamakan superclass atau parent class. Class yang mewarisi dinamakan subclass atau child class. Inheritance menghasilkan class hierarchy.
– Polymorphism (polimorfisme –perbedaan bentuk)
Polymorphisme artinya mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan sebagai polymorphic, bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku yang berbeda
Bisa dikatakan pada pemrograman berorientasi objek, dapat dilakukan sebuah programming terhadap code yang lebih baik daripada pemrograman terstruktur, itu juga untuk kaliber atau skala rumit atau besar, sedangkan untuk coding yang skala kecil lebih mudah menggunakan pemrograman terstruktur dikarenakan lebih singkat dan mudah tanpa banyak perubahan yang penting.
Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman berorientasi objek (Object-Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya, Sedangkan untuk pemrograman terstruktur adalah kebalikan dari pemrograman berorientasi objek yaitu sebuah cara pemrosesan data yang terstruktur dalam analisa, cara dan penulisan pemrograman. Dikarenakan harus terstruktur sehingga dalam pembuatannya antara satu line pemrograman dengan yang lainnya berhubungan. Konsep utama dari Pemrograman Berbasis Objek terletak pada kondisi kode/line pemrogramanannya dimana merupakan sebuah kesatuan modular.
Untuk program yang simpel/sederhana biasanya menggunakan pemrograman terstruktur karena masih mudah dan tidak banyak dilakukan perubahan yang berarti, sedangkan untuk line lebih dari 100 atau bisa dikatakan rumit, maka digunakan pemrograman berorientasi objek. Pemrograman Terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya, sedangkan untuk pemrograman berorientasi objek terdiri dari pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular. Terdapat juga perbedaan secara spesifik antara Pemrograman Berorientasi Objek dengan Pemrograman Terstruktur, yaitu pada kelas dan objek. Pada Pemrograman Terstruktur tidak terdapat kelas dan objek.
Sifat-sifat dari pemrograman terstruktur dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b. Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d. Tidak menggunakan perintah GOTO
e. Biaya pengujian program relatif rendah
f. Memiliki dokumentasi yang baik
g. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
Berbeda dengan OOP. Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :
– Encapsulation (pembungkusan)
Encapsulation adalah mekanisme pemrograman yang membungkus kode dan data yang dimanipulasi dan menjaganya supaya terhindar dari interferensi dan penggunaan yang tidak perlu. Salah satu caranya dengan membentuk objek.
– Inheritance (pewarisan)
Inheritance memungkinkan programer meletakkan member yang sama dalam satu class dan class-class lain dapat mewarisi member tersebut. Class yang mengandung member yang sama dari beberapa class lain dinamakan superclass atau parent class. Class yang mewarisi dinamakan subclass atau child class. Inheritance menghasilkan class hierarchy.
– Polymorphism (polimorfisme –perbedaan bentuk)
Polymorphisme artinya mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan sebagai polymorphic, bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku yang berbeda
Bisa dikatakan pada pemrograman berorientasi objek, dapat dilakukan sebuah programming terhadap code yang lebih baik daripada pemrograman terstruktur, itu juga untuk kaliber atau skala rumit atau besar, sedangkan untuk coding yang skala kecil lebih mudah menggunakan pemrograman terstruktur dikarenakan lebih singkat dan mudah tanpa banyak perubahan yang penting.
Langganan:
Postingan (Atom)